Kamis, 03 Maret 2016

Aku Perfeksionis



Aku Perfeksionis
Salah satu kelemahanku adalah perfeksionis dan aku bersungguh-sungguh. Jika aku kuliah maka aku akan sungguh-sungguh mendengarkan dosen saat beliau mengajar. Aku akan sungguh upayakan agar aku bisa berangkat kuliah, jika aku harus tidak berangkat, aku akan mencari alasan yang semasuk akal mungkin. Pun aku tidak biasa berbohong, jadi aku tidak bisa menyontek. Artinya jika tidak ingin mengulang, minimal aku harus dapat B, dan untuk dapatkan itu aku harus belajar. Belajar itu wujud kesungguhanku dalam kuliah.
Jika aku ditunjuk untuk mengerjakan suatu tugas, aku akan mengerjakannya sedemikian rupa sehingga tugas itu rampung dalam kondisi paling optimal. Contoh nih. Suatu ketika Rtku akan ikut lomba TOGA se-RW. Aku dapat tugas untuk membuat nama-nama tanaman obat itu. Walhasil yang kukerjakan bukan hanya itu. Aku mencari nama-nama tanaman obat dari internet, aku  unduh beserta gambarnya. Setelah tahu aku nama-nama tanaman obat itu banyak sekali, aku berpikir bahwa aku harus bisa menggenapi koleksi tanaman kami. Jadialah aku mendata semua tanaman yang dibawa ibu-ibu se-RT, jika ada tanaman yang belum dibawa oleh ibu-ibu itu, aku sibuk mencarinya di kebun-kebun di wilayah lingkungan kami. Bukan itu saja, aku kemudian menyusun informasi tentang koleksi tanaman kami dalam bentuk buku. Tentu tugas utamaku untuk membuatkan nama-nama tanaman juga kukerjakan. Hasilnya kami juara dua lomba TOGA se-RW.
Yup! Bagus untuk Rtku namun tak bagus untuk keluargaku, karena waktuku untuk mereka jadi banyak berkurang.
Itu baru satu macam pekerjaan. Jika aku mengharuskan diri sempurna dalam setiap tugas,  maka seluruh energiku akan terserap habis dalam tugas-tugas itu. Maka dari itu aku sedang berusaha untuk tidak terlalu sempurna. Kuliah terkadang bolos, arisan PKK terkadang tidak hadir. Satu hal yang aku harus tetap sempurna adalah saat bekerja. Karena pekerjaanku berkenaan dengan keselamatan pasien. Jika kutinggalkan kesempurnaan itu, nyawa taruhannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar